TUGAS 1 PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK DALAM KONTEKS PENDIDIKAN



KELAS : PPKn REGULER SORE B

Nama :            ALFAN HERJANDI
NIM :                           E1B117004
Blog :        alfanjandi.blogspot.com
No Hp :                      085397200906

TUGAS 1 HARI/TGL : SELASA 13 MARET 2018

Konsep Dasar Perkembangan Peserta Didik Dalam Konteks Pendidikan.
A.    Hakikat pertumbuhan dan perkembangan
Dalam kehidupan anak dua proses yang berlangsung yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Kedua proses ini berlangsung secara interdependensi yaitu saling bergantungan satu sama lainnya. Proses ini terjadi semenjak masa bertemunya dua sel telur dengan sperma pada suatu organisme yang tumbuh dan selalu berkembang. Setelah kurang lebih sembilan bulan didalam kandungan ibu, organisme yang baru tumbuh akhirnya menjadi bayi yang sempurna yang siap lahir ke dunia dengan perangkat keterampilan hidup minimal seperti bernafas, bergerak, menangis, menyusu dll. Setelah lahir dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, ia selalu mengalami berbagai perubahan, baik psikis dalam bentuk prilaku dan keterampilan ataupun perubahan dalam bentuk fisik. Kedua proses tersebut saling berhubungan dan mempengaruhi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain, namun kedua proses perubahan itu dapat dibedakan untuk memperjelas pengertian atau penggunaanya. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan sama-sama mengarah pada suatu perubahan. Pertama, perubahan dalam arti perkembangan terutama berakar pada unsur biologis. Kedua, perkembangan mencakup perubahan baik struktur maupun fungsi.
Pengertian perkembangan
Perkembangan adalah suatu proses menuju yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
Peserta didik
Sedangkan, peserta didik adalah seseorang atau anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan dirinya melalui proses pendidikan pada jalur jenjang pendidikan.
Jadi perkembangan peserta didik adalah merupakan bagian dari pengkajian dan penerapan perkembangan yang secara khusus mempelajari aspek-aspek perkembangan individu yang berada pada tahap usia sekolah dan sekolah menengah. Sebagai individu yang tengah tumbuh dan berkembang, peserta didik memerlukan bimbingan dan pengarahan yang konsisten menuju kearah titik optimal kemampuann fitrahnya.
Adapun tujuan perkembangan peserta didik yaitu, yang pertama untuk Pendidik adalah (1) memberikan gambaran tentang perkembangan manusia sepanjang rentang kehidupan beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya yang meliputi aspek fisik, intelektual, emosi dan moral. (2) memberi gambaran tentang bagaimana proses pembelajaran yan tepat sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik. Yang kedua untuk Peserta didik adalah (1) memiliki pengetahuan tentang konsep - konsep perkembangan pesera didik sebagai individu maupun makhluk sosial dalam menjalani tahapan perkembangan dari kecil hingga lanjut usia, (2) mampu menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam proses perkembangan sesuai dengan tahapan perkembangannya.
Peserta didik dalam menjalankan perkembangannya pasti mempunyai faktor-faktor yang menghambat perkembangan peserta didik. Adapaun faktor yang mempengaruhi yaitu faktor Internal dan faktor Eksternal. Faktor Internal antara lain adalah Kondisi Fisik peserta didik yang dimana kondisi fisik ini merupakan faktor biologis individu yang merujuk pada faktor genetik yang diturunkan oleh kedua orang tuanya, selanjutnya faktor Kondisi Psikis yang dimana faktor fisik dan psikis individu sangat berkaitan, perkembangan individu menyangkut aspek fisik, intelektual yaitu kognitif dan bahasa, emosi dan sosial moral. Kondisi fisik yang tidak sempurna atau cacat  juga bekaitan dengan persepsi individu terhadap kemampuan dirinya. Begitupun ketidakmampuan intelektual dapat disebabkan karena kerusakan sistem syaraf, kerusakan otak atau mengalami retardasi mental.
Selanjutnya faktor Eksternal antara lain adalah Lingkungan Fisik yang mencakup kondisi keamanan, cuaca, keadaan geografis, kebersihan lingkungan, dan keadaan rumah. Selain Lingkungan fisik ada juga Lingkungan Non fisik meliputi berbagai macam komponen seperti keluarga, pendidikan dan masyarakat, motivasi yang kurang, pola asuh, dan kurang kasih sayang dari orang tua atau pun orang terdekat lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DOT POINT BAB 2 PENELITIAN KUANTITATIF